HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CALON PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TAHUN 2018


121 PESONIL SIAP DIKERAHKAN UNTUK ANTISIPASI KONDISI GUNUNG AGUNG


KARANGASEM - Basarnas dan tim SAR gabungan masih melakukan siaga SAR untuk mengantisipasi kondisi Gunung Agung hingga siang tadi, Selasa (3/7). Sejak pagi yakni pukul 06.00 Wita sampai dengan tengah hari tadi Gunung Agung masih menunjukkan aktivitas yang menghawatirkan. Tercatat adanya 2 kali letusan pada pukul 09.28 Wita dan 09.46 Wita, sementara hembusan yang keluar dari puncak gunung tejadi sebanyak 3 kali. Kegempaan berupa vulkanik dangkal 2 kali terjadi dan 1 kali gempa dapat dirasakan. Dari laporan PVMBG bahwa gempa yang dapat dirasakan getarannya terjadi kisaran waktu 197 detik lamanya dengan amplitudo 25 mm.

Erupsi yang tejadi pada pukul 09.28 WIta mengakibatkan keluarnya kolom abu berwarna kelabu berintensitas tebal setinggi kira-kira 2000 meter di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut) dan condong terbawa angin kea rah barat. Erupsi yang kedua pada pukul 09.46 Wita memiliki letusan abu dengan ketinggian sekitar 500 meter di atas puncak (± 3.642 m di atas permukaan laut). “Dari pengamatan PVMBG dua letusan itu memiliki durasi masing-masing kisaran 3 menit 38 detik di letusan pertama dan 1 menit 7 detik pada letusan ke dua, meskipun ada penurunan kekuatan letusan namun kami tim di lapangan tidak berani bespekulasi, jadi diputuskan untuk tetap standby di 2 titik, yakni di Selat dan Kubu besama potensi SAR lainnya,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana.

Ia sempat menegaskan saat ditemui di Pos Aju Selat pagi tadi bahwa lebih baik mengantisipasi dari pada nantinya ada korban jiwa. “Masyarakat rata-rata sudah paham dengan kondisi Gunung Agung, mereka cepat merespon jika terjadi bahaya yang mngancam, seperti yang kemarin malam tejadi, mayoritas melakukan evakuasi mandiri ke titik-titik dengan radius aman seperti anjuran dari PVMBG,” imbuhnya. Pagi tadi Ketut Gede Ardana juga sempat berkoordinasi dan menyambangi Pos dari Pasebaya. “Untuk Kondisi Gunung Agung mereka (Pasebaya) memang sangat paham betul, jaringan komunikasi mereka cukup baik, banyak relawan-relawan yang tesebar di beberapa lokasi dan melaporkan dengan cepat kondisi terkini Gunung Agung secara visual,” jelas Ardana. Ia pun mengungkapkan bahwa dalam kondisi yang dinamis seperti saat ini, kondisi Gunung Agung dapat berubah sewaktu-waktu, maka kordinasi lintas instansi, lembaga dan antara potensi SAR harus terus dilakukan secara intensif.

Hingga saat ini Gunung Agung masih berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung. Peringatan juga bagi masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Mengenai jumlah pengungsi, Ardana memberikan keterangan bahwa ada ratusan pengungsi yang tersebar di 3 lokasi. “Kami dapat data dari posko PMI Karangasem, tercatat total pengungsi di 3 lokasi yakni UPTD Pertanian Kecamatan Rendang sebanyak 146 orang, Banjar Wates Kecamatan Selat ada 120 orang, dan Banjar Pesangkan Kecamatan Selat bejumlah 167 orang, namun biasanya data resminya dikeluarkan dari BPBD Karangasem, jad kita tunggu saja total keseluruhannya,” tuturnya. Ardana memastikan bahwa personil dari tim SAR gabungan selalu siap jika diperlukan bantuan evakuasi, ada 3 truk angkut personil dari Basarnas, 1 unit double cabin Polsek Rendang, 3 unit truk angkut personil Polsek Kubu, 1 unit rescue car BPBD Karangasem, 1 unit rescue car Damkar Karangasem, serta 3 unit ambulance dari PMI. Total tim SAR gabungan yang siap dikerahkan ada sekitar 121 personil diantaranya dari Basarnas, Polsek Rendang, Koramil Rendang, Babinsa Rendang, Polsek Kubu, BPBD Provinsi Bali, BPBD Karangasem, Damkar Karangasem, PMI Provinsi Bali, PMI Kota Denpasar, PMI Karangasem dan ORARI Karangasem.



Kategori Bencana .
Pengunggah : Febrilina
3 July 17:30 WIB